Hati tak Pernah Berdusta
Rasa yang sudah lama ingin ku hapus, ternyata tidak benar benar pupus
Pikiranku masih ingin mencabik rasaku
Ragaku masih sibuk menghempas fokusku
Pikiranku masih ingin mencabik rasaku
Ragaku masih sibuk menghempas fokusku
Namun sungguh benar, hati tak bisa berdusta
Rasaku masih merintih mengharap hadirmu
Ia terus meronta memimpikan bayangmu
Mengharap melawan sang waktu untuk kembali ke masa itu
Menghapus kesalahan-kesalahanku
Sehingga bukan hanya kenangan yang tersisa untuk masa depan, namun langkah yang cerah bersamamu
Bukan hanya kekecewaan yang meraung raung menggerogoti kalbu, namun peluk mesra dalam dekapanmu
Tak sanggup ku melawan sang waktu
Pun ku tak berani menanyakan kabarmu
Apalagi meminta hadirmu di sampingku
Hanya semoga yang kulayangkan dalam doa-doaku
Semoga kebahagiaan melingkupi dan terus mendampingimu selalu
Aku akan tetap di sini, menantimu
Datanglah, jika kau sedang sendu atau pun rapuh
Sapalah, meski hanya menanyakan kabarku
Dan ingatlah aku, meski aku hanya sekadar temanmu
Surakarta, 14 Februari 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar