Senin, Maret 4

Sajak untuk Puan

Sajak untuk Puan
Kita berdua adalah kisah tanpa cerita.
Terpisah, namun tidak pernah mencoba mencari.
Saling merayu, tanpa pernah mencoba bersatu.
Membuang realitas dan tak sadar batas.

Mungkin bukan “kita”, hanya ada “saya”.
Mungkin bukan puan, hanya hamba.
Hanya hamba yang terlalu berangan, ‘tuk menyanding puan.
Hamba hanya berangan, tak pernah berani menjajal.
Hamba terlalu rendah untuk puan yang begitu melangit.
Hamba tidak patut bersaing dengan bintang-bintang gemerlap yang juga mendamba puan.

Kita berdua adalah kisah tanpa cerita.
Menabur rasa, namun hanya menuai kenangan.
Membuka jalan, tapi tak pernah melaluinya.

Kita berdua adalah kisah tanpa cerita.
Tak pernah memulai, namun berakhir



Salatiga, 22 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar