Senin, Maret 11

Sendu di Balik Senja

Sendu di Balik Senja

Aku tahu, senja itu indah,
Tapi mungkin hari ini tidak.
Senja tertutup mendung.
Sendu.

Aku memilih untuk sendiri
Dilahap sendu dalam imaji,
Dikala senja yang menguning
Dibalik rintik hujan yang gerimis.

Aku tak lagi tentu,
Apakah senja masih jujur
Atau kah ia juga penipu
Sama seperti malam dahulu.

Malam tak selalu menipu,
Mungkin ia hanya melebur,
Larut dalam senja yang sendu,
Yang membawa gelisah dan risau,
Menanti sang syamsu.

Fajar pagi bak mengangkut asa
Meski selalu terbesit was-was,
Ia seakan membawa harapan anyar
Namun faktanya,
Hanya hari lain dari sebuah keresahan.

Kembali pada senja,
Menguning di ufuk barat
Tersingkap mentari yang lelah,
Merekah di balik gulungan awan.

Senja masih jujur.
Aku yang tak pernah jujur.
Bersembunyi di balik awan kuningnya,
Berharap dia menyibaknya.





Surakarta, 22 Januari 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar